Manfaat Rempah Untuk Persendian

Manfaat Rempah Untuk Persendian

Lebih banyak pasien mencari pendekatan alami dan seperti obat herbal nyeri sendi untuk meringankan penyakit mereka sehari-hari. Pasien dengan arthritis dan nyeri sendi sering dicegah dari melakukan setiap hari mengaktifkan karena mereka bisa menderita pembatasan gerakan tubuh. Rasa sakit dan pembengkakan dapat bertahan bahkan dengan intervensi medis dan obat-obatan konvensional. Pengobatan alternatif dan solusi alami herbal dengan manfaat rempah untuk persendian dapat menawarkan bantuan tambahan dan harapan untuk kesembuhan.

Manfaat Rempah Untuk Nyeri Sendi

manfaat rempah untuk persendian

Penyebab peradangan :

  • Diet Dan Gaya Hidup: terlalu banyak gula, lemak dan protein dalam diet Anda dan makanan olahan pada umumnya, dehidrasi dan gaya hidup semua bisa meningkat peradangan.
  • Ketidakseimbangan bakteri dan jamur di saluran pencernaan Anda, terutama bakteri H pylori.
  • Menekankan! kurang tidur, stres psikologis, emosional dan fisik konstan, mereka semua meningkatkan kadar kortisol (hormon stres) menciptakan peradangan.

Berikut ini merupakan manfaat rempah untuk persendian

  • Kunyit : kunyit tumbuh di India dan Indonesia dan berhubungan dengan keluarga jahe. Secara tradisional digunakan dalam pengobatan Ayurveda Cina dan India untuk mengobati arthritis. Di India, diketahui sebagai agen pembersih dan digunakan sebagai bantuan pencernaan. Umum di kari, kunyit bubuk kuning cerah dan dapat dibeli dalam bentuk kapsul. Kimia yang disebut Curcumin adalah apa yang memberi kunyit yang sifat anti-inflamasi. Kunyit bekerja paling baik bila digunakan sebagai pencegahan dalam makanan Anda. Anda dapat taburi satu atau dua sendok teh saat Anda memasak.Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan pengaruh respon sistem kekebalan tubuh. Tapi, ia bekerja lebih baik untuk mencegah nyeri sendi, dari pada mengurangi peradangan sendi yang sudah ada. Kunyit dikombinasikan dengan India kemenyan, jahe dan aswagandha adalah formulasi Ayurvedic standar disiapkan untuk arthritis dan nyeri sendi . Para peneliti telah menemukan bahwa kombinasi dari ekstrak tumbuhan ini dapat membantu dengan pengurangan bersama pembengkakan hingga 50% dari pasien yang diobati.
  • Boswellia : Boswellia juga dikenal sebagai kemenyan dapat efektif dalam mengobati nyeri sendi. Pohon-pohon Boswellia tumbuh di India, Somalia, Ethiopia dan Semenanjung Arab. Secara klinis, substansi, resin kemenyan digunakan dalam mengobati gangguan sendi inflamasi. Ada juga bukti bahwa mungkin memerangi hilangnya tulang rawan dan memperlambat respon autoimun, dan ini penting karena mereka dapat menyebabkan peradangan.
    Obat herbal ini memerangi rasa sakit kronis dan patut dicoba. Ini harus diambil dalam dosis 300-400mg tiga kali per hari.
  • Anggur Guntur : Guntur baik anggur (Tripterygium Willfordy) adalah salah satu tertua ramuan Cina tradisional yang digunakan untuk rheumatoid arthritis. Dalam beberapa penelitian, pengobatan dengan tanaman herbal ini tampaknya menjadi yang paling menjanjikan. Pasien yang dirawat dengan TGW menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam semua aspek dibandingkan dengan plasebo: nyeri, pembengkakan, kekakuan pagi dan kekuatan pegangan. Bahkan persentase peningkatan secara keseluruhan naik 90%.
  • Teh Hijau :Teh hijau telah digunakan untuk waktu yang lama karena sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, penelitian teh hijau termasuk “paradoks Asia”, yang menyatakan bahwa peningkatan konsumsi teh di negara-negara Asia, dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dari penyakit jantung, arthritis dan bahkan mungkin memberikan perlindungan terhadap kanker. Teh hijau, bersama dengan teh hitam, teh oolong dan teh putih, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan polifenol pada mereka teh menyediakan Anda dengan manfaat yang. Rekomendasi umum adalah 3-4 cangkir sehari. Jika Anda menggunakan ekstrak teh hijau dibandingkan dosis yang tepat adalah 300-400mg.

Menjaga Kesehatan Kaki

Menjaga Kesehatan Kaki

Menjaga Kesehatan Kaki – Bagi kebanyakan pria atau wanita, kaki sering tidak sengaja terlupakan seperti pada halnya saat mandi. Padahal kaki setiap hari tertutupi oleh sepatu yang merupakan lebih rentan terkena kuman atau bakteri jahat. Menjaga kesehatan kaki itu penting lho. Hal ini dikarenakan kaki adalah satu-satunya ‘kendaraan’ yang bisa mengakomodasi setiap aktifitas kita sehari-harinya. Jika kaki Anda mengalami sebuah masalah ataupun penyakit, pastilah aktifitas Anda pun jadi ikutan terbatasi.

Masalah yang sering dialami pada kaki biasanya masalah kaki bau atau kaki yang kusam. Sebenarnya sepele ya, namun kaki ternyata bisa menjadi salah satu faktor untuk kita bisa merasakan percaya diri. Untuk itu, maka jagalah kesehatan dan kebersihan kaki Anda. Jangan anggap sepele setiap hal yang berkaitan dengan kaki, hal ini dikarenakan kaki adalah salah satu organ tubuh yang paling penting untuk menunjang setiap aktifitas kita. Ada beberapa tips yang patut Anda ikuti tentang bagaimana menjaga kesehatan kaki agar tetap sehat, bersih dan terhindar dari segala macam masalah yang berkaitan dengan kaki. Mau tahu apa saja? Yuk simak pembahasan berikut ini.

Menjaga Kesehatan Kaki Dengan Benar

menjaga kesehatan kaki

Pertama-tama, sering-seringlah Anda mencuci kaki Anda minimal 2-3 kali dalam sehari. Mencuci kaki bukan hanya membasahi kaki dengan air, tetapi mencucinya dengan menggunakan sabun. Dengan menggosokan sabun kebagian kaki baik telapak maupun disela-sela jari. Anda bisa menggunakan tangan maupun dengan menggunakan busa atau scrub. Dengan hal ini, bau kaki serta bakteri dan kuman jahat bisa teratasi. Lebih baik lagi Anda melakukan hal ini juga pada saat sebelum tidur.

Kedua, jadwalkan waktu Anda untuk memotong kuku kaki. Biasanya kuku sudah tumbuh panjang dalam waktu dua minggu, maka sebaiknya Anda mulai rajin menjadwalkan untuk memotong kuku. Hal ini bisa menghindari kotoran yang menempel pada kuku kaki. Sehingga kaki tetap tejaga kebersihanya.

Ketiga, untuk menghindari kaki atau tumit yang kotor serta mengalami retak-retak lakukanlah langkah berikut ini.Rendam kaki Anda dalam satu baskom atau ember air hangat atau ruam-ruam kuku. Lalu tambahkan 1-2 sendok teh garam. Lalu biarkan kaki Anda direndam dalam waktu 10 menit. Setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk. Diamkan dahulu selama 5 menit. Lalu silahkan bilas dengan air biasa dan keringkan kembali. Hal ini bisa merelaksasi kaki Anda yang tegang karena seharian berjalan serta hal ini pun bisa mencegah bau di kaki akibat bakteri serta kelembaban sepatu atau kaos kaki.

Keempat, jangan gunakan sepatu atau sendal yang terlalu sempit. Hal ini justru akan membuat kaki Anda menjadi bau. Hal ini disebabkan kaki dipaksa untuk beradaptasi dengan bentuk sepatu, sehingga kaki lebih mudah tertekan dan bakteri serta debu pun lebih mudah berkumpul. Maka, gunakanlah sendal atau sepatu yang memiliki sedikit kelonggaran. Semoga bermanfaat! Selamat mencoba.

Pantangan Penderita Rematik

Penderita Penyakit Rematik

Rematik adalah penyakit kelainan pada sendi yang menimbulkan nyeri dan kaku pada sistem muskuloskeletal (sendi, tulang, jaringan ikat dan otot). Dari sekitar lebih dari 100-an penyakit reumatik sebagian besar tidak berbahaya, namun sangat mengganggu karena rasa nyerinya. Memang ada penyakit reumatik yang dapat menimbulkan kematian tetapi sangat jarang sekali dan biasanya perjalanan penyakitnya berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Yang paling ditakuti dari penyakit reumatik ini bila tidak diobati dengan benar adalah akan menimbulkan kecacatan baik ringan seperti kerusakan sendi maupun berat seperti kelumpuhan.
Secara umum gejala yang ditimbulkan penyakit rematik ini antara lain:

  • Kekakuan pada sekitar sendi yang berlangsung sekitar 30 menit sampai 60 menit di pagi hari.
  • Bengkak pada tiga atau lebih sendi pada saat yang bersamaan.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh) dengan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Rematik

pantangan penderita rematik

Berikut Ini Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Rematik : 

  1. Produk Kacang-kacangan seperti susu kacang, kacang buncis.
  2. Oragan Dalam Hewan seperti; usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, dsb.
  3. Makanan kaleng seperti, sarden, kornet sapi, dsb.
  4. Makanan yang dimasak menggunakan santan kelapa.
  5. Beberapa jenis buah-buahan seperti durian, air kelapa muda, alpokat, dan produk olahan melinjo.
  6.  Alkohol.
  7. Kangkung dan bayam.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai pantangan makan bagi penderita rematik. Untuk menghindari hal itu terjadi, usahakan selalu melakukan pola hidup sehat. Bagi Anda yang telah memiliki masalah penyakit rematik sangat dihimbau untuk dapat memperhatikan segi makanan dan menghindari jenis-jenis makanan seperti yang telah dijelaskan di atas.